Aku bermenung di anjung teratak, tersenyum hambar menginsafi diri insan kerdil ciptaan Tuhan. Anak anugerah Tuhan yang tidak ternilai harganya. Tangisan si kecil di dengar bisa merutun jiwa insan, menilik setiap inci pelusuk wajah si kecil tanda kehadiran insan anugerah Tuhan. Wajah polos serta bersih tanda diri si anak tidak tercalit sebarang dosa dunia. Kehadiranmu tanda kebanggaan ibu bapa yang setelah sekian lama menanti kehadiranmu menyinari kebahagiaan mereka bersama...
Wednesday, September 24, 2008
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
1 comments:
hai...
terima kasih saudari.ya,inilah kali pertama saya berjauhan dengan keluarga tercinta.tapi semua kenangan itu manis.
Post a Comment